|
Sebagai geometri domino, kita akan menggunakan standar polygon
Cube dan diskalakan sehingga menyerupai bentuk sebuah kotak domino.
Kemudian benda ini diganti namanya menjadi dominoProxy, karena sesungguhnya
benda ini hanya digunakan untuk simulasi rigid body bukan sebagai
bentuk akhir dari kotak domino.
Yang terpenting untuk dilakukan pada dominoProxy ini adalah memindahkan
titik pivot ke sisi bawah dari kotak tersebut.

Kita juga perlu membuat sebuah bidang meja (dibuat dari plane
polygon biasa) dan diatas meja ini dibuat sebuah curve
yang nantinya akan digunakan sebagai motion path curve dimana beberapa
proxy domino akan diletakan.
Untuk membuat urutan kotak domino dalam scene, akan digunakan motion
path sebagai alat untuk meletakan objek-objek tersebut dan secara
otomatis akan melakukan pengaturan sendiri orientasinya sehingga
membentuk deret kotak domino.
Karena diinginkan ada 30 proxy domino sepanjang kurva, maka pada
saat menggunakan motion path opsi yang digunakan adalah sebagai
berikut:

Start time dibuat sama dengan 1, dan end time dibuat
30, parametric length dan follow dicentang. Front
axis menggunakan sumbu X dan up axis menggunakan sumbu
Y. Karena posisi kurva tepat berada di atas meja, dan seluruh proxy
juga berada di atas meja, maka pastikan Bank tidak dicentang.
Kalau kita melakukan scrubbing pada timeline antara 1 hingga 30,
akan terlihat dominoProxy bergerak sepanjang kurva dalam distribusi
yang seragam sebagai hasil penggunaan parametric length yang dicentang.
Dan juga orientasi dari dominoProxy akan secara otomatis disesuaikan
pada kurva sebagai hasil dari Follow yang dicentang.

Tugas berikut adalah bagaimana melakuakn duplikasi dari dominoProxy
untuk setiap frame diantara 1 dan 30, sehingga menghasilkan sebuah
deret kotak domino. Ada beberapa cara untuk melakukannya.
Cara yang pertama adalah menggunakan Animation->Animate->Create
Animation Snapshot
dimana End Time dibuat menjadi 30 dan tekan Snapshot.
Kerugian dari cara ini adalah: Animation Snapshot akan membuat
sebuah node baru (snapshot node) dan semua objek hasil duplikasi
(setelah menghapus history) akan memiliki lokasi titik pivot di
Origin, yang sebetulnya tidak menjadi masalah dalam kasus ini, tetapi
mungkin memusingkan kepala pada kasus lainnya.
Cara yang kedua adalah: melakukan duplikasi satu per satu mulai
dari frame 1 hingga frame 30, yang mungkin tidak terlalu bermasalah
dalam kasus ini tapi bisa membosankan kalau jumlahnya 100 bukan
30 frame.
Cara yang ketiga adalah: melakukan duplikasi seperti pada cara
kedua tetapi menggunakan simple script seperti berikut
ini.

Saya lebih menyukai cara ketiga, karena hasilnya lebih bersih sebagai
berikut:

|